Pembagunan Asrama swadaya tertunda Sejak 2007, Pemerintah Daerah Dogiyai dan Nabire menjadi Harapan Pelajar Mahasiswa Simapitowa di Jayapura.

Oleh: Yulianus Gobai 

Siriwo, Mapia, Piyaiye, Topo, dan Wangar (SIMAPITOWA), terletak di pegnungan tengah, dilihat  secara wilaya administrasi pemerintahan daerah tingkat Provinsi,wilaya ini berada di Provinsi Papua Tengah-Indonesia. Penempatan Pemerintah Provinsi Papua Tengah ini,terletak di Wilaya SIMAPITOWA itu sendiri, terletak di antara beberapa kabupaten di Papua Tengah, yang mencakup daerah asal dari Rumpun Pelajar Mahasiswa Siriwo, Mapia, Piyaiye, Topo, dan Wanggar (RPM SIMAPITOWA) di kota studi Jayapura.


Secara administrasi pemerintahan, wilayah SIMAPITOWA terbagi dua, Mapia,dan Piyaiye masuk di wiaya administrasi Kabupaten Dogiyai ,sementara Siriwo,Topo dan Wanggar masuk di wilaya administrasi Kabupaten Nabire.

Wilayah SIMAPITOWA merupakan daerah adat di Provinsi Papua Tengah. Pelajar Mahasiswa wilayah Simapitowa yang sedang menempuh pendidikan di kota studi Jayapura memiliki keinginan besar untuk membangun Asrama swadaya secak pada Tahun 2007, karena keterbatasan tempat tinggal Bagi Pelajar Mahasiswa. Selama beberapa dekade terakhir ini, Perjuangan pelajar mahasiswa dalam proses pembangunan Asrama Swadaya RPM SIMAPITOWA, berawal dari pembelian lokasi, Pemerataan halaman, Taluk yang sedang dalam proses  dan kini sampai pada peletakan batu pertama dilakukan pada 25 Oktober 2025.


Untuk membagun suatu Asrama, tentu membutuhkan dana yang banyak, dalam hal ini, pelajar mahasiswa setiap tahun sekali mengadakan Turnamen SIMAPITOWA Cup. Turnamen SIMAPITOWA Cup sudah dilakukan sebanyak Tujuh kali dalam rangka pencapaian dana untuk mensukseskan Pembangunan Asrama Swadaya RPM SIMAPITOWA di kota studi Jayapura.


Selain kegiatan turnamen Cup tahunan yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswi RPM SIMAPITOWA, dalam proses pembangunan ini dibutuhkan dukungan berupa materil maupun moril dari semua pihak, termasuk Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda,Tokoh Perempuan, Tokoh Agama, intelektual, dan senior dari wilayah SIMAPITOWA, terutama dari Pemerintah daerah Kabupaten Nabire dan pemerintah daerah Kabupaten Dogiyai.

Karena,pembangunan Asrama Swadaya RPM SIMAPITOWA ini, bersifat Swadaya dan  merupakan inisiatif dari Rumpun Pelajar dan mahasiswa -mahasiswi Siriwo Mapia Piyaiye Topo dan Wanggar (RPM SIMAPITOWA) di Kota Studi Jayapura. Pembangunan asrama ini, bertujuan untuk menyediakan  tempat tinggal yang layak bagi mahasiswa-Mahasiswi  se-asal Siriwo, Mapia, Piyaiye, Topo, dan Wanggar, yang sedang menempuh pendidikan di Kota Studi Jayapura.


Dalam rangka menyukseskan  pembangunan Asrama Swadaya RPM SIMAPITOWA ini, para mahasiswa-mahasiswi mengadakan pertandingan turnamen Cup ke 7 pada bulan juli yang lalu dan dalam kesempatan itu, Bapak Bupati  Mesak Magai S.Sos M.Si memberikan memo bantuan dana  sebesar Rp1.000.0000.000 terbilang ( satu  miliar rupia)  untuk mendukung pembangunan Asrama Swadaya RPM SIMAPITOWA di Kota Jayapura. Dengan dana Rp 1.000.000.000 terbilang ( satu miliar rupia) ini,  mahasiswa melakukan kegiatan peletakan batu pertama pada tanggal 25  Oktober 2025 yang lalu di Kota Jayapua,Provinsi Papua-Indonesia.


Tujuan pembangunan Asrama Swadaya RPM SIMAPITOWA ini adalah Sebagai Upaya untuk:


Mengembangkan sumber daya Manusia di berbagai bidang ilmu pengetahuan. Mencetak kader-kader Yang  mengabdi di masyarakat, juga siap melaksanakan tugas kepemimpinan, bangsa dan negara. Mendukung terbentuknya watak pelajar mahasiswa yang mandiri, mampu hidup bersosialisasi, kreatif dan rasional dalam berargumentasi dalam mencari solusi terbaik, sehingga output dari penyediaan sarana ini adalah mahasiswa yang mampu menjadi individu yang memiliki rasa percaya diri yang kuat dan bertanggung jawab. 


Tujuan Asrama ini dirancang sebagai rumah bersama, tempat pembinaan, dan pusat kegiatan intelektual bagi mahasiswa-Mahasiswi (RPM SIMAPITOWA) di Jayapura. Asrama ini diharapkan menjadi aset bersama dan rumah bagi generasi penerus selama menempuh pendidikan di Kota Studi Jayapura. 


Keterlibatan Pemerintah Kabupaten Dogiyai.


Keterlibatan pemerintah Nabire Dan Dogiyai menjadi peran penting dalam pembanguan asrama yang direncakan oleh pelajar mahasiswa SIMAPITOWA di jayapura. Dengan demikian, 

Dengan adanya dukungan dari kedua pemerintah daerah, diharapkan pembangunan asrama ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa asal wilayah Siriwo, Mapia, Piyaiye, Topo, dan Wanggar RPM Simapitowa kota studi Jayapura yang menempuh pendidikan  Kota studi Jayapura. 


Keterlibatan kedua pemerintah menjadi peran penting dalam pembangunan asrama sangat signifikan, yang paling terpenting dalam pembangunan asrama Rpm SIMAPITOWA Ini merupakan bagian dari upaya Membaguun SDM dan pemerataan Akses pendidikan Di Provinsi Papua Tengah. Kami Pelajar Mahasiswa SIMAPITOWA Di Jayapura berharap sesuai dengan anggaran (APBD) untuk pembangunan asrama yang direncanakan Pada Tahun 2007 sampai saat ini belum Tercapai. Pemerintah daerah memiliki wewenang untuk merencanakan dan melaksanakan program pembangunan fasilitas pendidikan seperti Asrama, dengan Asrama, Bagi daerah tertinggal atau pedalaman, pembangunan asrama menjadi solusi penting agar anak-anak dari keluarga kurang mampu atau daerah terpencil tetap bisa mengenyam pendidikan tanpa terbebani biaya transportasi atau akomodasi yang mahal. 


Dengan demikian, kami pelajar mahasiswa SIMAPITOWA di Jayapura menaruh harapan besar kepada kedua pemerintah daerah dogiyai dan Nabire untuk menjadi panutan kami dalam proses pembangunan asrama swadaya ini hingga selesai. Kami berharap kerinduan kami segera terobati dengan adanya asrama swadaya Rpm Simapitowa.


Penulis adalah Mahasiswa Universitas Cenderawasih dan anggota Rpm Simapitowa di Jayapura.

Posting Komentar

0 Komentar