Di kursi kosong yang kini mendingin, Suaramu masih samar tertinggal di udara. Seperti gema yang enggan menjauh, Mengula…
Baca selengkapnyaFoto istimewa MajalahMaaUgai.Com Selamat Tahun baru Di bawah naungan langit Port Numbay yang biru, Kita melangkah men…
Baca selengkapnyaKo salah apa? hingga ketika musik mengalun,ketika manusia ingin menari sejenak dari luka, hadirmu berubah menjadi ter…
Baca selengkapnyaOleh: Katrin Petege Hari ini, di tanah yang pernah hanya sunyi dan kosong, kami berdiri bersama, di bawah nama besa…
Baca selengkapnyaOleh: Edison Tebai Di Antara celah dan lemah, Mimpi-mimpi lahir diatas Tanah penuh harapan. Releng Gunung Abepura, t…
Baca selengkapnyaOleh: Palpi Butu Di tanah yang jauh dari kampung halaman, kami berdiri membawa harapan. Simapitowa, asrama swadaya pen…
Baca selengkapnyaDi kaki AB gunung yang teduh, di mana kabut pagi menulis puisi di udara, kami berdiri anak-anak dari lembah, dari pesi…
Baca selengkapnyaOleh : Mikael Dogomo Keinginan terlahan dimensi, waktu kian rendup, luka tumbuh sanubari, tergores oleh mimpi yang sam…
Baca selengkapnyaOleh: Andrias Tebai Pembangunan Asrama, dibagun dengan tanah lapang, rencana terhampar.Tiang-tiang baja mulai memancar…
Baca selengkapnyaOleh: Alpon Tebai Tetap bersama, nyalakan lampu harapan yang bersemayam dalam diri. Asrama swadaya RPM Simapiwa, berdir…
Baca selengkapnyaKami terus memimpikan, untuk sebuah Kenyamanan abadi. Meskipun jenuh, aku tidak pernah berhenti menuli. Sakit tapi hara…
Baca selengkapnyaDoc foto istimewa MajalahMaaUgai.com(pada saat kerja di lokasi Rpm Simapitowa di Jayapura) Suara kami mengema Di sudu…
Baca selengkapnyaFoto istimewa MajalahMaaUgai.com.(Gunung weyland) Kumohon,.... jagalah Kesetiaan ini. aku mencintaimu setinggi gunung k…
Baca selengkapnyaPuisi oleh Maria Tagi Di tanah hijau yang dipeluk keindahan alam, tampak sebuah proses pelan namun pasti pembangunan as…
Baca selengkapnyaOleh: Blasius Gobai Di bawah langit yang satu, di atas bumi yang sama, Langkah kita berbeda, nasib pun beragam rupa. A…
Baca selengkapnyaOleh: Melkias Butu Di sudut matamu yang pernah melahirkan rasa. Memikat hati, mewarnai kehidupan. Kau tanam biji wew…
Baca selengkapnyaDi atas tanah yang sunyi, kini terdengar ribuan rindu dan harapan mahasiswa Jayapura. Di balik hamparan tanah yang subu…
Baca selengkapnyaOleh: Agustinus Butu Di sudut kota yang sunyi, ia pergi, tanpa suara, tanpa penjelasan, hanya angin yang menemani la…
Baca selengkapnyaOleh: Oktopianus Wakei Dari plosok terpencil, harapan mula terbit, Impian bagi tanah, tak pernah punah, tak perna…
Baca selengkapnyaOleh : Yopi Gobai Di ruang sudut-sudut rumah Simapitowa yang sunyi, Kita belajar dengan hati yang gembira, Mencar…
Baca selengkapnya
Social Plugin