Batu Pertama di Tanah Simapitowa

 

Oleh: Katrin Petege 

Hari ini, di tanah yang pernah hanya sunyi dan kosong, kami berdiri bersama, di bawah nama besar yang kami jaga, RPM SIMAPITOWA.

Di sini, angin membawa kembali jejak langkah para pendahulu, yang dulu berjalan dalam susah, bangkit dalam duka, tersenyum dalam kesederhanaan.

Dari merekalah kami belajar bahwa keluarga bukan hanya darah, tapi hati yang memilih untuk tetap bersama, walau badai datang silih berganti.

SIMAPITOWA…namamu ditanam jauh di dada kami, bagaikan batu karang yang kokoh walau ombak menghantamnya. Engkau adalah rumah yang tak pernah runtuh,

Meski kami pernah goyah, meski jalan yang kami tempuh tak selalu terang. Hari ini kami meletakkan batu pertama, bukan sekadar sebagai tanda rumah akan berdiri, tetapi sebagai tanda bahwa perjuangan kami tidak sia-sia.

Batu pertama ini adalah cerita tentang tawa yang pernah pecah di antara lelah, tentang air mata yang jatuh tanpa suara, tentang doa yang naik diam-diam ke langit, Tentang tangan-tangan yang saling menggenggam, agar tak ada satu pun yang tertinggal.

Kami membangun bukan hanya dinding, tetapi harapan. Kami mendirikan bukan hanya tiang, tetapi persatuan. Kami mengecat bukan hanya warna, tetapi mimpi-mimpi yang ingin kami jaga untuk anak-anak kami kelak.

Di bawah matahari yang hangat, kami saling menatap, menyadari bahwa organisasi ini bukan sekadar nama tetapi kehidupan.

RPM SIMAPITOWA, engkaulah tempat kami belajar kuat, belajar percaya, belajar pulang.

Dan ketika rumah ini nanti berdiri, biarlah ia menjadi saksi, kalau kami pernah melalui susah, senang, duka, dan luka, tapi tetap memilih untuk bersama. Karena di sinilah hati kami tinggal, di tanah Simapitowa, di keluarga Simapitowa, di rumah yang kami bangun dengan cinta yang sama besarnya, dengan pengorbanan yang telah kami jalani.

Hari ini, batu pertama sudah menyentuh tanah. Biarlah dari batu ini, tumbuh seribu harapan dan seribu langkah baru untuk kami semua.

Penulis puisi ini adalah mahasiswa universitas cenderawasih Dan anggota Rpm Simapitowa di Jayapura 

Posting Komentar

0 Komentar