*Oleh Musa Boma*
Cinta Musa Boma Mapiha terhadap alam Mapia adalah dasar dari seluruh ide dan pesan yang saya sampaikan kepada seluruh masyarakat Mapia.
Bagi saya alam bukan hanya sumber kekayaan material, melainkan juga bagian tak terpisahkan dari identitas, kehidupan spiritual, dan masa depan komunitas sebagai segala harta karun untuk kita
𝘼𝙡𝙖𝙢 𝙎𝙚𝙗𝙖𝙜𝙖𝙞 𝙋𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞 𝙆𝙚𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥𝙖𝙣 𝙎𝙖𝙮𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝘼𝙣𝙙𝙖
Saya sering menyebut wilayah Mapia sebagai "tanah yang penuh dengan susu dan madu", yang mencerminkan harga yang ternilai saya melihat alam sebagai sumber kehidupan yang melimpah. Dari hutan yang lebat, sungai yang jernih, hingga tanah yang subur, setiap elemen wajib melihat alam sebagai anugerah dari Yang Maha Kuasa yang harus dijaga, dikelola dengan baik.
Dia mengajarkan bahwa alam telah menyokong kehidupan masyarakat Mapia selama berabad-abad, lamaNya dan menyediakan makanan, obat-obatan tradisional ampu, dan bahan bangunan yang berkualitas parah.
𝙃𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙎𝙥𝙞𝙧𝙞𝙩𝙪𝙖𝙡 𝘿𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝘼𝙡𝙖𝙢
Menurut cerita dan cinta terhadap alam Mapia juga memiliki dimensi spiritual. Banyak tempat di wilayah ini dianggap memiliki makna budaya dan religius bagi masyarakat lokal. Musa Boma menekankan bahwa menjaga alam adalah bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah menjaga hubungan erat dengan lingkungan sekitarnya selama bertahun-tahun lamaNya sobat.
𝘾𝙞𝙣𝙩𝙖 𝘼𝙡𝙖𝙢 𝙎𝙚𝙗𝙖𝙜𝙖𝙞 𝘿𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙐𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙈𝙚𝙣𝙟𝙖𝙜𝙖 𝙒𝙞𝙡𝙖𝙮𝙖𝙝
Cinta ini menjadi landasan bagi pesannya untuk tidak menjual tanah dan melindungi kekayaan alam dari pihak luar. Saya mengingatkan bahwa jika alam rusak atau diambil alih oleh orang lain, maka kehidupan masyarakat juga akan terancam.
Saya mengajak masyarakat untuk menggunakan sumber daya alam dengan bijak, tidak secara berlebihan, agar tetap bisa dinikmati oleh generasi mendatang.
𝙋𝙚𝙨𝙖𝙣 𝙐𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙂𝙚𝙣𝙚𝙧𝙖𝙙𝙞 𝙈𝙪𝙙𝙖𝙝
saya mengajak kaum muda untuk mengenal dan mencintai alam kelahiran kita dan Saya menekankan bahwa dengan memahami nilai alam Mapia, generasi muda akan memiliki motivasi yang kuat untuk menjaga tanah kita sendiri.
Besar harapan saya bahwa mengusulkan agar anak muda diajak untuk belajar tentang pertanian berkelanjutan, pelestarian hutan, dan perlindungan sumber daya air sebagai bentuk nyata dari cinta terhadap alam.
Penulis adalah pemuda asal Mapia kabupaten Dogiyai ia juga aktif menulis persoalan yang terjadi di tanah Papua 𝙈𝙪𝙨𝙖𝘽𝙤𝙢𝙖𝙈𝙖𝙥𝙞𝙝𝙖777

0 Komentar