Debat Kandidat Musorpma XII RPM Simapitowa Digelar di Jayapura, Tiga Bacal Adu Gagasan dan Program Kerja

Tiga bakal calon ketua RPM Simapitowa, Yulianus Gobay, Andreas Tebai, dan Edison Tebai, bersama peserta mengikuti debat kandidat Musorpma XII di Balai Bhayangkara II, Jayapura Utara, Rabu (18/3/2026). 


JAYAPURA- Panitia Musyawarah Organisasi Mahasiswa dan Pelajar (Musorpma) ke-XII Rumpun Pelajar Mahasiswa Siriwo, Mapia, Piyaiye, Topo, dan Wanggar (RPM Simapitowa) menggelar debat kandidat ketiga bagi bakal calon badan pengurus baru.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Bhayangkara II, Jayapura Utara, pada Rabu (18/3/2026), sebagai bagian dari tahapan menuju pelaksanaan Musorpma XII yang dijadwalkan berlangsung pada 20–21 Maret 2026.

Debat kandidat ini diikuti oleh tiga bakal calon ketua, yakni Yulianus Gobay, Andreas Tebai, dan Edison Tebai. Ketiganya tampil memaparkan visi, misi, serta program kerja yang ditawarkan untuk memimpin RPM Simapitowa periode 2026–2028 di Kota Studi Jayapura.

Dalam suasana yang berlangsung dinamis dan penuh antusiasme, masing-masing kandidat menyampaikan gagasan terkait penguatan organisasi, peningkatan kualitas sumber daya anggota, serta upaya mempererat solidaritas antaranggota RPM Simapitowa.

Ketua panitia Musorpma XII, Melkias Butu, menegaskan bahwa debat kandidat merupakan bagian penting dalam proses demokrasi organisasi. Menurutnya, forum ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian program, tetapi juga ruang pembelajaran bagi seluruh anggota.

“Debat ini merupakan ajang adu gagasan, visi, misi, dan program kerja dari masing-masing bakal calon. Dari sini kita bisa melihat siapa yang benar-benar siap memimpin RPM Simapitowa ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui debat kandidat, seluruh anggota memiliki kesempatan untuk mengenal lebih dekat karakter dan kapasitas masing-masing calon, sehingga dapat menentukan pilihan secara objektif dan rasional dalam sidang Musorpma nanti.

“Setelah anggota mengetahui visi dan misi kandidat, di situlah peserta sidang dapat menilai kualitas, kemampuan komunikasi, serta kesiapan mental para calon sebelum memberikan suara,” tambahnya.

Debat kandidat dipandu oleh Blasius Gobay sebagai moderator dan turut melibatkan sejumlah panelis yang memberikan pertanyaan kritis kepada para calon. Pertanyaan yang diajukan mencakup berbagai isu strategis organisasi, mulai dari tata kelola kepengurusan, penguatan kaderisasi, hingga peran mahasiswa dalam menjawab tantangan sosial di daerah asal maupun di kota studi.

Interaksi antara panelis dan kandidat berlangsung aktif, dengan masing-masing calon berupaya memberikan solusi konkret terhadap berbagai persoalan yang dihadapi organisasi. Hal ini semakin memperkaya wawasan anggota yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Panitia juga menilai bahwa debat kandidat menjadi instrumen penting dalam membangun budaya demokrasi yang sehat di lingkungan RPM Simapitowa. Dengan adanya forum terbuka seperti ini, anggota tidak hanya memilih berdasarkan kedekatan atau popularitas, tetapi juga berdasarkan kualitas gagasan dan kapasitas kepemimpinan.


Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang mampu mengoordinir seluruh anggota RPM Simapitowa secara efektif, serta membawa organisasi menjadi lebih progresif, solid, dan berdaya saing di Kota Studi Jayapura.

Musorpma XII sendiri merupakan forum tertinggi dalam organisasi RPM Simapitowa yang akan menentukan arah kebijakan serta memilih badan pengurus baru untuk periode selanjutnya. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan, termasuk debat kandidat, menjadi bagian penting dalam memastikan proses regenerasi kepemimpinan berjalan dengan baik.

Melalui debat kandidat ini, diharapkan lahir sosok pemimpin yang tidak hanya memiliki visi besar, tetapi juga mampu merealisasikan program kerja secara nyata demi kemajuan organisasi dan kesejahteraa seluruh anggota RPM Simapitowa.

Posting Komentar

0 Komentar