Pembangunan Asrama Rpm Simapitowa menjadi peran penting Membagun Karakter Berjiwa Sosial


Kerinduan Asrama Rpm Simapitowa lahir dari keterbatasan tempat tinggal, ini merupakan peran penting membagun karakter Berjiwa Sosial. Asrama adalah Tempat tinggal bagi pelajar mahasiswa yang jauh dari orang tua untuk menempuh pendidikan di daerah orang lain. Asrama jugaa merupakan menyediakan tempat belajar bagi pelajar mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan akademis.

Pembangunan asrama bukan sekadar tempat tinggal. Asrama adalah program wajib satu tahun pertama bagi seluruh mahasiswa baru, dirancang untuk membangun karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan. Hidup bersama teman sebaya bukan hanya melatih kemandirian, tapi juga memperkuat skills, seperti kerja sama, tanggung jawab, serta kepedulian sosial. Inilah bekal berharga untuk meraih prestasi.

Menurut Wekapedia menjelaskan Asrama merupakan sebuah bangunan dengan kamar-kamar yang dapat di tempati oleh banyak penghuni di setiap kamarnya. Para penghuninya menginap di asrama untuk jangka waktu yang lebih lama daripada di kosan tanpa biaya apapun. Alasan untuk memilih menghuni sebuah asrama bisa berupa tempat tinggal asal sang penghuni yang terlalu jauh dari daerah masing-masing. Selain itu, di seluruh Indonesia Banyak sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia bahkan di Papua yang memiliki asrama. 

Salah satunya adalah asrama Deiyai, Paniyai, Dogiyai dan Nabire di bagian meepago dan asrama lainnya di kota studi Jayapura. Karena ada Bantuan dari pemerintah daerah, asrama dibangun sesuai kebutuhan pelajar mahasiswa di Jayapura. Namun sangat disayangkan; Hampir setiap Tahun banyak pelajar mahasiswa yang datang dari setiap kota studi, salah satunya kota studi Jayapura. Yang datang bukan dari satu daerah namun dari berbagai daerah seperti, Dogiyai, paniyai, Deiyai, Mapia, dan dari Nabire. dengan demikian asrama Yang ada pun sudah terisi penuh, dengan demikian senioritas yang ada banyak yang pindah ke kos demi kenyamanan adik-adik pelajar mahasiswa yang baru datang. 

Proses pembangunan asrama swadaya Rpm Simapitowa yang direncanakan Pada tahun 2007 Samapi tertunda sekian tahun lamanya menjadi kerinduan pelajar mahasiswa se-asal Siriwo, Mapia, Piyaiye, Topo, dan Wangar, (Rpm Simapitowa) di kota studi Jayapura. Kerinduan ini lahir dari meningkatnya Pelajar Mahasiswa Simapitowa di Jayapura semakin banyak hingga tempat tinggal yang biasa dihuni pelajar mahasiswa Simapitowa seperti gubuk Buper, Hotel internasional Tewey, gubuk Toutopa dan gubuk untas sudah tidak bisa menampung adik-adik pelajar mahasiswa baru. 

Sebelumnya, Kebanyakan mahasiswa Simapitowa tinggal di Asrama Uncen (Universitas Cendrawasih) Namun bagian akademik mengambil tindakan tegas dikawal TNI/Porli usir secara paksa setiap mahasiswa dari unit satu hingga unit enam. Dari situlah setiap mahasiswa yang tinggal di Asrama Uncen pindah ke gubuk-gubuk yang ada, Dengan begitu semua asrama yang dibagun dari Pemda terisih penuh, belum lagi setiap tahun sekali banyak pelajar mahasiswa yang datang melanjutkan studi di Jayapura. 

Karena tidak ada tempat tinggal, pelajar mahasiswa baru, diterima di gubuk-gubuk yang sudah rapuk demi kelancaran proses pendidikan di Jayapura. 

Megapa Pelajar mahasiswa Simapitowa Di Jayapura Butuh Asrama 

Proses pembangunan Asrama Simapitowa sangat penting untuk tempat tinggal pelajar mahasiswa yang berasal dari Lima (5) distrik, Siriwo, Mapia, Piyaiye, Topo dan Wangar Yang disingkat (SIMAPITOWA) terletak antara kabupaten Dogiyai dan Kabupaten Nabire. Salah satu hal yang paling penting bagi pelajar mahasiswa adalah untuk menunjang kegiatan belajar pelajar mahasiswa yang sedang merantau di kota studi Jayapura. Sering kali kami pelajar mahasiswa Simapitowa selalu merindukan Asrama ini karena dari asrama kita memiliki banyak fasilitas yang memudahkan tempat belajar yang memadai untuk lebih fokus dari pada tinggal di indekos. Salah satunya dengan adanya ruang belajar kita bisa menata diri dengan lebih baik.

Pembangunan asrama ini juga sangat penting untuk upaya meningkatkan kualitas Sumber daya manusia, hal ini sangat penting sebagai aset bagi kemajuan Wilayah simapitowa kedepan. Kualitas sumber daya manusia yang rendah akan berdampak pada Pembagunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah simapitowa oleh karena itu, peningkatan SDM menjadi prioritas utama pemerintah daerah dan Intelektual Simapitowa untuk mewujudkan kerinduan pelajar mahasiswa yang termuda sekian tahun. Berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas SDM di wilayah simapitowa dari berbagai aspek melalui pendidikan, kesehatan, keterampilan untuk memajukan daerahnya sendiri.

Dalam proses pembangunan Laporan sudah jelas, dena jelas, Pekerjaan nyata sedang dikerjakan di lokasi Rpm Simapitowa, apa yang menjadi kekurangan?

Dalam pembangunan ini membutuhkan biaya sebesar 20 miliar sesuai dengan dena yang diperkirakan. untuk itu, intelektual Simapitowa, Pemda Nabire dan Pemda dogiyai kami Pelajar Mahasiswa Simapitowa di Jayapura dengan penuh Berharap untuk membantu dalam proses pembangunan asrama swadaya yang direncanakan pada tahun 2007 hingga saat ini. Semampu kami Pelajar Mahasiswa mengadakan Turnamen SIMAPITOWA Cup ke satu hingga Cup Ke-VII, bantuan sumbangan sukarela dari masyarakat Simapitowa, dan intelektual Simapitowa. dari semua hasil yang kami dapat, kami sudah membeli tanah, ratakan halaman hingga Taluk. 

Pada tahun 2025, ada cecerjah harapan untuk masa depan yang cerah. Pada tanggal 25 di lokasi Rpm Simapitowa melakukan kegiatan peletakan batu pertama dilakukan oleh Tim penggerak, salah satu tokoh intelektual Simapitowa "Paskalis Dogomo" Menjadi Pelita Dalam gelap menuju harapan yang nyata. kami berharap kerinduan pelajar mahasiswa Simapitowa menjadi Sejarah untuk menjemput Generasi Muda Simapitowa Sebagai generasi penerus bangsa yang mewujudkan cita-ita, karakter yang kuat untuk membangun wilayah simapitowa maupun diatas tanah Papua. 

Pembangunan asrama swadaya Rpm Simapitowa sangat dinantikan, bukan Kami yang sekarang melainkan anak cucu Kedepan agar memiliki tempat tinggal yang layak dihuni, dari asrama inilah mereka berkarya, menjadi kepribadian yang tinggi, memiliki semangat nasionalisme, berjiwa saing dan mampu memahami pengetahuan dan teknologi guna bersaing secara global dari Honai yang kita sudah siapkan jauh sebelum mereka ada. Kita adalah Agen perubahan untuk menjemput Generasi Emas.

Penulis adalah Mahasiswa Universitas Cenderawasih angkatan 2021 dan Anggota Aktif Rpm Simapitowa di Jayapura.












 

Posting Komentar

0 Komentar