PEMBANGUNAN ASRAMA SWADAYA RPM SIMAPITOWA: MEMBANGUN MASA DEPAN SDM SIMAPITOWA

Oleh: Eman Magai

Isu pembangunan asrama mahasiswa di kota-kota studi telah lama menjadi perhatian mendesak bagi pemerintah daerah di Indonesia, khususnya yang berasal dari daerah dengan fasilitas pendidikan terbatas. Fenomena ini mencerminkan tingginya kesadaran akan pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai kunci kemajuan wilayah. tapi Bagi pelajar, mahasiswa, dan orang tua dari wilayah Simapitowa datang dengan persatuan dan kerja sama masyarakat simapitowa untuk membangun asrama swadaya tanpa menunggu pemerintah, cita-cita mulia ini kini menjelma dalam langkah nyata: Pembangunan Asrama Swadaya Rumpun Pelajar dan Mahasiswa Siriwo Mapia Piyaiye Topo Wanggar (RPM SIMAPITOWA) di Kota Jayapura. Asrama ini bukan sekadar fasilitas hunian, melainkan simbol kemandirian, semangat kebersamaan, dan investasi strategis jangka panjang untuk meningkatkan kualitas SDM dari daerah-daerah di Papua, khususnya di wilayah Simapitowa.

Solidaritas Masyarakat sebagai Penggerak Utama

Inisiatif pembangunan Asrama Swadaya RPM Simapitowa di Abepura, Kota Jayapura, mencerminkan kekuatan solidaritas yang mendalam di kalangan Orang Mapia. Kesadaran akan kebutuhan mendesak terhadap tempat tinggal yang layak dan terpusat merupakan pemicu utama. Banyak pelajar dan mahasiswa asal Simapitowa menempuh pendidikan di Jayapura tetapi keterbatasan tempat tinggal menyebabkan mereka seringkali berpencar dan mengalami kesulitan tempat tinggal.

Konsep pembangunan asrama swadaya ini lahir melalui musyawarah pelajar mahasiswa Simapitowa pada tahun 2007. Ide ini mendapat dukungan positif dan nyata dari berbagai pihak, mencakup tokoh masyarakat, intelektual, senior, hingga dukungan alokasi dana yang signifikan, seperti bantuan 1 miliar rupiah dari Bupati Nabire yang merupakan salah satu intelektual Simapitowa.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Kepala Suku Simapitowa, Fabianus Tebai. Dalam sambutannya saat peletakan batu pertama pembangunan asrama pada 25 Oktober 2025, beliau menegaskan bahwa, "Asrama ini akan menjadi rumah untuk mendidik, menampung, dan menguatkan Pelajar Mahasiswa di kota studi Jayapura serta menjadi aset bersama bagi generasi demi generasi." Pernyataan ini menegaskan bahwa asrama dipandang sebagai institusi informal yang berfungsi sebagai pusat pembinaan karakter dan intelektual.

Membangun Aset Intelektual dan Masa Depan Wilayah Simapitowa

Dengan terlaksananya peletakan batu pertama, pembangunan Asrama Swadaya RPM Simapitowa menjadi bukti nyata bagaimana kemandirian organisasi RPM Simapitowa, didukung oleh seluruh elemen masyarakat, pemuda, perempuan, tokoh agama, intelektual, dan senioritas dapat menjadi motor penggerak utama dalam upaya peningkatan kualitas SDM. Pembangunan asrama mahasiswa,

Membangun Asrama Swadaya RPM Simapitowa di Jayapura pada hakikatnya adalah membangun masa depan wilayah. Ketika asrama ini berhasil didirikan, ia akan berfungsi sebagai 'kawah candradimuka' yang melahirkan aset-aset SDM unggul Simapitowa, yang siap bersaing di dunia global. Asrama ini diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan mental, spiritual, dan intelektual yang berorientasi pada kemajuan daerah asal.

Penulis adalah mahasiswa Jayapura yang masih aktif di organisasi Rpm Simapitowa di jayapura

 


Posting Komentar

0 Komentar