Kegiatan Musorpma ke-XII tersebut dilaksanakan selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (20–21 Maret 2026), bertempat di Balai RPM SIMAPITOWA, belakang TVRI Papua, Dok 2, Jayapura Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota aktif, pengurus lama, serta para senior organisasi yang turut memberikan dukungan dan arahan demi keberlangsungan organisasi ke depan.
Musyawarah ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan dan program kerja organisasi ke depan. Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi terhadap kepengurusan sebelumnya, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun organisasi yang lebih solid dan progresif.
Musorpma kali ini mengangkat tema “Rekonstruksi Jiwa Kepemimpinan RPM SIMAPITOWA Handal dalam Bertindak, Kritis dalam Berpendapat, Inovatif dalam Berkarya”. Tema ini mencerminkan harapan besar seluruh anggota agar kepemimpinan yang terpilih mampu menjawab tantangan zaman dengan sikap yang tegas, pemikiran yang kritis, serta karya-karya yang inovatif.
Adapun subtema yang diusung menegaskan pentingnya mempersiapkan kader-kader terbaik yang mampu merespons dinamika sosial yang terus berkembang, sehingga RPM SIMAPITOWA tetap relevan, adaptif, dan eksis di tengah perubahan global.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Theresia Iyai. Ibadah tersebut menjadi bentuk ungkapan syukur sekaligus permohonan agar seluruh proses Musorpma dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi.
Selanjutnya, kegiatan secara resmi dibuka oleh pembina RPM SIMAPITOWA, Donatus Boga. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan loyalitas dalam berorganisasi.
Menurutnya, Musorpma bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi wadah pembelajaran bagi seluruh anggota dalam memahami arti kepemimpinan, demokrasi, serta tanggung jawab kolektif dalam organisasi.
Ketua panitia Musorpma, Melkias Butu, dalam laporannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi seluruh anggota RPM SIMAPITOWA yang tetap eksis dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Berkat kerja sama semua pihak, Musorpma ke-XII dapat berjalan dengan baik, lancar, dan aman,” ujarnya.
Sebelum memasuki tahapan inti pemilihan, tiga anggota RPM SIMAPITOWA secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon pengurus. Mereka adalah Yulianus Gobai yang didampingi oleh Oktavianus Magai, Andreas Tebai yang didampingi oleh Agustinus Butu, serta Edison Tebai yang didampingi oleh Berto Boga.
Ketiga calon tersebut kemudian ditetapkan sebagai bakal calon tetap melalui forum musyawarah ke-XII setelah memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditentukan oleh panitia dan forum.
Proses pemilihan berlangsung secara demokratis, transparan, dan penuh kekeluargaan. Setiap anggota yang memiliki hak suara diberikan kesempatan untuk menentukan pilihannya tanpa adanya tekanan, sehingga mencerminkan nilai-nilai demokrasi yang dijunjung tinggi dalam organisasi.
Suasana pemilihan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Para anggota mengikuti setiap tahapan dengan serius, mulai dari penyampaian visi dan misi hingga proses pemungutan suara.
Berdasarkan hasil perhitungan suara, Andreas Tebai berhasil memperoleh suara terbanyak dengan total 28 suara. Sementara itu, Edison Tebai memperoleh 24 suara, dan Yulianus Gobai memperoleh 8 suara.
Dengan hasil tersebut, Andreas Tebai secara resmi ditetapkan sebagai Ketua RPM SIMAPITOWA Jayapura periode baru melalui keputusan forum Musorpma ke-XII.
Keputusan tersebut disambut dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan oleh seluruh anggota yang hadir. Meski terdapat perbedaan pilihan, seluruh peserta Musorpma tetap menjunjung tinggi nilai persatuan dan menerima hasil pemilihan sebagai keputusan bersama.
Diharapkan, kepemimpinan Andreas Tebai mampu membawa perubahan positif serta meningkatkan kualitas organisasi, baik dari segi internal maupun eksternal.
Panitia dan anggota juga berharap agar pengurus yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, serta mampu merangkul seluruh anggota tanpa terkecuali.
Sementara itu, salah satu senior RPM SIMAPITOWA, Minggianus Dogomo, memberikan pesan motivasi kepada seluruh anggota, khususnya bagi mereka yang belum terpilih dalam kepengurusan.
“Kegagalan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk bangkit menjadi lebih baik. Teruslah belajar dan berproses demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk tetap menjaga solidaritas dan kebersamaan dalam organisasi.
“Mari kita saling menguatkan sebagai satu keluarga besar RPM SIMAPITOWA. Jangan ada perpecahan, tetapi kita harus bersatu untuk membangun organisasi ini menjadi lebih baik,” tambahnya.
Menurutnya, kekuatan utama organisasi terletak pada persatuan dan kerja sama seluruh anggota dalam mencapai tujuan bersama.
Melalui pelaksanaan Musorpma ke-XII ini, diharapkan RPM SIMAPITOWA semakin matang dalam membangun sistem organisasi yang kuat, serta mampu mencetak generasi muda yang memiliki jiwa kepemimpinan, berpikir kritis, dan mampu berkarya secara inovatif.
Selain itu, momentum ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat peran RPM SIMAPITOWA sebagai wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya aktif di lingkungan organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang baru, RPM SIMAPITOWA Jayapura diharapkan dapat terus berkembang, beradaptasi dengan perubahan zaman, serta tetap eksis sebagai organisasi yang solid, berkualitas, dan berdaya saing tinggi di masa yang akan datang.

1 Komentar
Selamat terpilihnya badan pengurus baru di rpm simapitowa KakandaQu 🙏
BalasHapus